Indonesia, Inspirasi bagi Pemuda Islam ASEAN

BANDUNG (Pos Kota) – Kaukus Pemuda Partai Islam tingkat ASEAN menilai Indonesia menjadi inspirasi bagi reformasi dan demokrasi bagi kaum muda Islam ASEAN. Perubahan sistem poltik yang terjadi di Indonesia berimbas ke negara-negara ASEAN.

“Perubahan di Indonesia kepada negara-negara ASEAN seperti Malaysia, Thailand, Philipina termasuk rezim Myanmar sendiri sudah melunak dan sekarang mulai melakukan perubahan,” kata Generasi Muda Pembangunan Indonesia Hilman Ismail Metareum, di Bandung, Jawa Barat, Senin.

Kaum muda Partai Islam ASEAN mengadakan pertemuan untuk melakukan konsolidasi di Bandung, Jawa Barat bersamaan pelaksanaan Muktamar VII PPP. Kaum muda yang hadir di antaranya, Ketua Angkatan Muda Partai Keadilan Rakyat Malaysia Shamsul Iskandar Mohammad Akin, Wakil Ketua Angkatan Muda Partai Islam se Malaysia Aminullah Rasyid dan yang lainnya.

Ia mengatakan persoalan yang menimpa kondisi umat Islam di negara-negara ASEAN menjadi perhatian kaum muda Islam seperti, Thailand Selatan, Philipina, Myanmar dan Vietnam termasuk di Singapura. “Kita bertemu untuk konsolidasi agar kita memiliki satu suara untuk melakukan perubahan-perubahan di internal umat Islam,” tutur Hilman.

Shamsul Iskandar Mohammad Akin menyatakan pihaknya menyambut baik ucapan Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali yang menginginkan PPP menjadi rumah besar bagi umat Islam.

Ia menilai rumah besar bagi umat Islam bukan hanya ruang lingkup di Indonesia saja, tapi juga tingkat regional ASEAN.

“Dari segi demokrasi Indonesia lebih maju dibandingkan dengan negara lain termasuk dengan Malaysia,” katanya.

Karena itu, papar Shamsul, apa yang terjadi di Indonesia sangat berpengaruh bagi negara ASEAN. “Kami kaum muda Islam Malaysia juga sedang berusaha untuk melepaskan diri kekangan demokrasi, karena kami selama ini tidak tidak bebas dalam mengeluarkan pendapat. Kami harus menghadapi resiko penangkapan oleh polisi di Malaysia, bahkan sebelum berangkat ke Indonesia ada tujuh orang teman kami ditangkap karena kritisnya kepada pemerintah,” tutur Shamsul.

www.poskota.co.id

Muktamar PPP Diapresiasi Kaukus Pemuda Partai Islam se-ASEAN

[BANDUNG] Perjuangan politik Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang tidak mempertentangkan Islam dan nasionalisme kebangsaan mendapatkan apresiasi dari Kaukus Pemuda Partai Islam se-ASEAN.

Ketua Umum Generasi Muda Pembangunan Indonesia, Hilman Ismail Metareum yang juga koordinator kaukus tersebut mengatakan PPP sudah memperlihatkan perjuangan politik Islam yang modern dan demokratis. “Semoga ini jadi inspirasi bagi perjuangan partai politik Islam di ASEAN. Nasionalisme , Islam, dan demokrasi bisa tumbuh berbarengan,” katanya dalam jumpa pers di Braga Permai, Bandung (4/7) malam.

Kaukus Pemuda Partai Islam se-ASEAN merupakan sebuah kumpulan tokoh muda partai politik berazaskan Islam. Anggotanya berasal dari Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, Thailand, dan Filipina.

Ketua Angkatan Muda Keadilan yang merupakan organisasi turunan Partai Keadilan Rakyat Malaysia, Shamsul Iskandar Mohd Akin mendukung dan mengapresiasi cita-cita pengurus PPP yang mau menjadikan partai itu sebagai rumah besar umat Islam dalam Muktamar VII PPP di Bandung.

“Semoga itu terwujud sehingga kami bisa belajar. Kaukus ini wadah silaturahmi demi terwujudnya konsolidasi demokrasi untuk kesejahteraan umat,” ujarnya.

www.suarapembaruan.com

Kaukus Pemuda Partai Islam se ASEAN Apresiasi Muktamar VII PPP

Kaukus Pemuda Partai Islam se-ASEAN, yang merupakan kumpulan tokoh muda parpol berazaskan Islam dari Indonesia, Malaysia, Brunai, Singapura, Thailand dan Filipina memberikan apresiasi terhadap Muktamar VII PPP.

Menurut para tokoh pemuda tersebut, PPP mampu menampilkan perjuangan politik Islam yang modern, demokratis, yang menonjolkan Islam sebagai rahmatan lil alamiin, serta tidak mempertentangkan Islam dan nasionalisme kebangsaan.

“Semoga ini bisa memberi inspirasi bagi perjuangan parpol-parpol Islam di ASEAN, bahwa nasionalisme, Islam dan demokrasi bisa tumbuh bersama PPP,” kata Hilman Ismail Metareum, Ketua Umum Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI-PPP) yang juga chairman Kaukus tersebut dalam jumpa pers di Braga Permai, Senin (4/7) malam.

Dalam kesempatan yang sama, Shamsul Iskandar Mohd Akin Ketua Angkatan Muda Keadilan (Parti Keadilan Rakyat Malaysia), mendukung dan mengapresiasi tekad Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali dan jajaran pengurus yang bercita-cita menjadikan PPP sebagai rumah besar umat Islam.

“Semoga PPP bisa mewujudkan hal itu, dan kami bisa banyak belajar darinya. Karena kaukus ini adalah wadah silaturahim untuk saling belajar demi terwujudnya konsolidasi demokrasi yang mensejahterakan umat dengan semangat rahmatan lil alamin,” kata Shamsul

suaramerdeka.com

Anwar Ibrahim: Malaysia harus belajar dari Indonesia untuk bangun demokrasi

VIVAnews – Mantan Deputi Wakil Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, menilai Indonesia harus lebih serius menangani kasus korupsi yang kembali marak, terutama yang diduga melibatkan elit politik dan negara.
Anwar mengatakan, jika terbukti terlibat korupsi maka petinggi-petinggi pemerintahan di Indonesia pun harus ditangkap.

“Muatannya banyak. Sekurang-kurangnya, orang yang terlibat di atas itu ditangkap,” kata Anwar usai menjadi pembicara dalam pertemuan aktivis mahasiswa Islam dari berbagai negara di gedung Universitas Club (UC), Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Selasa 17 Mei 2011.

Pemerintah Indonesia pun harus berani melakukan pemberantasan korupsi secara lebih serius. “Harus ada komitmen yang lebih,” jelasnya.

Walau masih memiliki masalah korupsi, Anwar Ibrahim pun menilai Indonesia lebih demokratis dibandingkan Malaysia.

“Malaysia seharusnya belajar dari Indonesia untuk bangun demokrasi,” ucap Anwar.

Misalnya, tokoh oposisi Malaysia itu mengatakan, dirinya tidak bisa berbicara bebas, apalagi mengkritik pemerintah di negerinya sendiri.

“Saya tidak bisa berbicara bebas di Malaysia,” ujarnya. “Oposisi di Malaysia tidak bisa berbicara bebas”.

Amwar menambahkan, media di Malaysia pun hanya bisa mengikuti mind-set pemerintah yang berkuasa di Malaysia.

“Kalau saya membandingkan Malaysia dengan Indonesia, saya dinilai tidak nasionalis. Padahal Indonesia memang lebih demokratis dari pada Malaysia,” ungkapnya.

http://nasional.vivanews.com/news/read/220920–indonesia-harus-lebih-serius-atasi-korupsi-

Anwar Ibrahim di Pertemuan Mahasiswa Dunia Islam ke 7

PB HMI Tuan Rumah Pertemuan Mahasiswa Dunia Islam ke-7

HMINEWS – Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) bekerjasama dengan Persatuan Mahasiswa Dunia Islam (UIWS) akan menggelar pertemuan Mahasiswa Dunia Islam ke-7 di Yogyakarta pada 16 hingga 19 Mei mendatang.

Pertemuan mahasiswa Islam internasional ke-7 kali ini mengangkat tema “Perubahan Sosial Politik Timur Tengah dan Afrika Utara: Peluang dan Tantangan bagi Dunia Islam.”

Dijadwalkan, Wakil ketua DPRRI yang juga pengurus pusat ICMI Priyo Budi Santoso akan hadir sebagai pembicara kunci.

Salah satu agenda utama yang dibahas dalam pertemuan ini mengenai perubahan sosial politik di dunia Islam dengan mengambil studi kasus Indonesia, malaysia dan Iran. Mantan Ketua Muhammadiyah, Prof. Dr. Amin Rais akan mengupas perubahan sosial politik di dunia Islam dengan mengangkat kasus reformasi Indonesia. Selain itu, Wakil Ketua DPR-RI, Priyo Budi Santoso digadang mengemukakan pandangannya mengenai peran DPR dalam perubahan sosial politik di Indonesia.

Sementara itu, Direktur Islamic College for Advance Studies (ICAS) Jakarta, Dr. Seyyed Ahmad Fazeli akan menyoroti masalah yang sama dengan studi kasus revolusi Islam Iran. Tidak ketinggalan, Mantan Deputi Menlu Malaysia, Dato Sri Anwar Ibrahim akan berpidato menelisik isu perubahan sosial politik di Malaysia

Pada hari kedua, pertemuan ini akan membicarakan strategi mahasiswa Islam dunia menyikapi sosial politik di Timur Tengah dengan mendatangkan panelis Sekjen persatuan Mahasiswa Dunia Islam, Sayyed Mohammad Ibrahim Motorchi dan Ketua PB HMI, Chozin Amirullah.

Pertemuan yang digelar tiga hari ini, juga akan diisi dengan silaturahmi dengan Rektor Universitas Islam Indonesia Yogyakarta, Prof Dr. Edia Suandi Hamid, dan kunjungan ke kampus UII serta wilayah DKI Yogyakarta.

Selain, Dari luar negeri konferensi ini juga diikuti organisasi Mahasiswa Islam dari Indonesia, seperti, Pelajar Islam Indonesia (PII), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), serta Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

http://hminews.com/news/pb-hmi-tuan-rumah-pertemuan-mahasiswa-dunia-islam-ke-7/

OKU Tahanan ISA Tekad Teruskan Perjuangan

oleh Radzi Razak
23/04/2011

KUALA LUMPUR 23 APRIL : Bekas tahanan Akta Keselamatan Dalam Negeri (ISA) Kadir Hashim bertekad tidak akan lemah semangat dalam meneruskan perjuangan dalam Parti Keadilan Rakyat(PKR) walaupun bakal berhadapan cabaran yang lebih berisiko tinggi seperti ini.

Kadir yang dibebaskan beberapa hari lalu, menganggap detik-detik dan saat beliau menjadi tahanan ISA itu sebagai asam garam perjuangan dalam memastikan Pakatan Rakyat(PR) mendapat mandat dalam Pilihan Raya umum akan datang.

“Saya tidak akan lemah semangat. Saya tetap akan menyertai aktiviti parti. Ini bagi saya liku-liku perjuangan. Kita kena hadapinya,” kata beliau kepada wartawan di rumahnya semalam.

Kadir yang kudung pergelangan tangan kiri didakwa terlibat dalam kegiatan berunsur subversif iaitu aktiviti untuk melemahkan atau memusnahkan sesuatu sistem politik, kerajaan, agama, dengan menjalankan aktiviti tertentu secara sulit di bawah Seksyen 73(1) ISA 1 April lalu.

Kadir dikatakan merancang menggunakan senjata api dan bahan letupan untuk menentang kerajaan kerana komennya dalam laman Facebook beliau.

Menurut Kadir, beliau disoal siasat selama beberapa sesi setiap hari dan dibawa sehingga ke empat lokasi berlainan untuk disoal siasat sepanjang 20 hari itu.

Malah beliau memberitahu pihak Polis memasang alat pengesan pembohongan di badannya dalam salah satu cubaan mendapatkan kenyataan beliau.

Bagaimanapun Kadir mengakui beliau tidak didera secara fizikal sebaliknya beliau diganggu secara mental berikutan cara soal siasat yang amat meletihkan.

Beliau yang merupakan Orang Kelainan Upaya (OKU) menganggap tuduhan dan siasatan polis ke atas beliau sebagai perkara lucu kerana ia hampir tidak logik.

Malah menurut beliau lagi, pihak Polis turut gentar apabila kesnya itu mendapat liputan meluas media selain kesungguhan Badan Bukan Kerajaan (NGO) Hak Asasi Manusia seperti Suara Rakyat Malaysia (Suaram) sentiasa memberi sokongan dan mendesak beliau dibebaskan.

“Bagi saya ini satu tangkapan lucu. Sepatutnya dia (polis) kena fikir. Jika dia kaji dan siasat status saya, dia akan tahu saya seorang OKU,” kata beliau dengan sinis.

“Mereka cukup takut bila peguam nak jumpa saya. Wartawan dan Suaram pun datang. Mereka cukup takut. Jadi mereka minta kerjasama dan beri ruang untuk dibebaskan,” tambahnya lagi.

Kadir turut mendedahkan beliau juga diminta supaya menceritakan ‘kebaikan’ ISA kepada ahli PKR lain, bagaimanapun beliau enggan berbuat demikian.

Kadir menyatakan tindakan beliau dan mungkin ramai lagi rakyat Malaysia yang meluahkan kemarahan mereka dalam laman sosial itu berpunca dari Kerajaan Barisan Nasional sendiri yang sentiasa menindas hak bersuara rakyat.

“Itu hanya luahan emosi saya terhadap apa yang dilakukan Kerajaan Barisan Nasional dan kerajaan kita. Kita hendak cuba ubah keadaan demokrasi. Masalahnya demokrasi kita tak adil. Kalau betul demokrasi kenapa media kita contohnya disekat? Kenapa dalam Pilihan Raya berita-berita yang disampaikan tak seimbang laporannya? Kenapa kita tak diberi ruang di TV seperti mereka?” ucap beliau.

Dalam pada itu, Ketua Angkatan Muda Keadilan Shamsul Iskandar Md Akin yang berkunjung ke rumah Kadir semalam turut menganggap episod ISA Kadir sebagai sesuatu yang tidak logik dan lucu.

Shamsul menyatakan perkara ini menunjukkan betapa ISA tidak dapat diterima Pakatan Rakyat apatah lagi pihak Polis meminta Kadir menceritakan ‘kebaikan’ ISA kepada orang ramai.

“Sekadar kata-kata dalam facebook, beliau ditahan di bawah ISA, sedangkan itu tidak perlu, boleh lakukan siasatan. Apa perlu beliau ditahan? Dan soalan yang ditanya pun tak berkaitan dengan siasatan. Soalan tentang Isu politik dan minta saudara Kadir beritahu kebaikan ISA. Saya setuju dengan Kadir itu sesuatu yang lucu dari pasukan keselamatan negara kita. Sebab itu kita kata ISA ini langsung tidak membawa kebaikan dan membawa manfaat kepada masyarakat yang bertamadun.

http://www.tvselangor.com

Harapan Baru: Kebangkitan rakyat Melaka, terima kasih

Ucapan Anwar penuh semangat !

Pengundi Melayu Mula Beralih Kepada PR
Oleh Fazilah Sahir

KLEBANG 7 Mac – Ketua Umum KEADILAN Datuk Seri Anwar Ibrahim menyeru seluruh rakyat Melaka melakukan perubahan segera dengan mengambil inisiatif menjadi ahli sama ada KEADILAN, PAS atau DAP seterusnya menyokong Pakatan Rakyat agar perubahan landskap politik negara yang baru dapat diwujudkan.

Ini kerana tanpa sebarang perubahan yang jelas rakyat akan terus dihimpit dengan masalah kritikal seperti kemiskinan, ketidakadilan ekonomi, penyelewengan dan rasuah yang dibawa oleh Umno-Barisan Nasional selama mereka pentadbir Malaysia sejak 52 tahun.

Malah Anwar dan para pemimpin Pakatan Rakyat menguatkan iltizam perjuangan dan tidak gentar menghadapi jentera Umno-BN kerana yakin negara perlukan perubahan secara total.

Bagi membawa perubahan ini, rakyat perlu bangkit dengan memberi sokongan dan bantuan kepada Pakatan Rakyat bagi merealisasi harapan dan aspirasi baru bagi Malaysia.

“Kita nak bawa perubahan, siapa yang nak tentukan? Jawapannya rakyat. Apa yang saya minta agar anda semua menjadi ahli dalam mana-mana parti Pakatan Rakyat.

“Jangan cakap sahaja, lakukan perubahan sekarang. Jika tidak boleh bagi RM10 bagi RM5, jika tak boleh RM5 bagi RM1, jika tak bantu bagaimana mahu lakukan perubahan?” kata beliau ketika berucap kepada lebih 7,000 rakyat di Pulau Gadong, Klebang Melaka Jumaat lalu.

Sebelum itu, beliau sempat meluangkan masa memberi ceramah ringkas di Markas PAS di kilometer 16, Serkam Pulai.

Sementara itu, Anwar turut menyatakan keyakinannya bahawa Umno-BN akan musnah apabila melihat sokongan masyarakat Melayu di negeri-negeri yang masih dikuasai mereka kian luntur dan merosot.

Jelas Ketua Pembangkang itu walaupun KEADILAN disibukkan dengan isu lompat parti oleh beberapa Ahli Parlimen parti itu namun beliau tetap yakin dan berpegang teguh bahawa masa depan cerah negara adalah bersama Pakatan Rakyat.

“Lepas dua tiga orang lompat, mai puluh ribu datang kepada kita. Saya yakin untuk melawan Umno-BN” katanya lagi.

Tambah beliau lagi, kini semakin jelas pengundi-pengundi Melayu di beberapa daerah di bawah Umno-BN sudah beralih arah untuk menyokong Pakatan Rakyat.

“Selama ini Umno-BN cukup gah mengatakan pengundi-pengundi Melayu di kawasan itu dikuasai mereka. Namun sebaliknya berlaku apabila menerusi ceramah di kawasan kubu kuat Umno-BN seperti di Pokok Sena, Jeniang, Jerantut, Segambut kita lihat sokongan kepada Pakatan Rakyat semakin meningkat.” kata Ahli Parlimen Permatang Pauh itu.

Ujar beliau lagi, pengundi Melayu kini bukan mudah untuk diperbodohkan dan hanya menerima segala akses maklumat yang dilaporkan oleh media milik Umno-BN.

Mereka kini lebih terdedah dengan maklumat yang luas dan sahih dan bukan hanya membaca akhbar Utusan Malaysia semata-mata.

Malah melalui KEADILAN, gerakan secara berterusan dilakukan melalui Angkatan Muda KEADILAN, Wanita KEADILAN yang giat dan aktif turun padang untuk memberikan maklumat semasa dan menyedarkan pengundi Melayu khususnya.

“Jangan ingat orang Melayu hanya baca Utusan semata-mata? Anak-anak mereka ada di Kuala Lumpur, mereka boleh dapatkan maklumat yang lebih luas bukan macam dulu.” katanya lagi.

Sumber: suara-keadilan.com
Pejabat Ketua AMK

PROGRAM SANTAI D’ PELEGONG, NEGERI SEMBILAN

TENTATIF PROGRAM 28 FEBRUARI 2010
ANJURAN AMK RASAH DENGAN KERJASAMA KEADILAN CABANG RASAH

08.30-09.00 Berkumpul di MPN (sarapan pagi)
09.00-09.15 Taklimat
09.15-09.45 Ucapan YB Dato Kamarul dan Perasmian Konvoi.
09.45-10.30 Konvoi ke Pelegong
10.30-12.00 Gotong Royong
12.00-02.00 Soliskan/Santai/Sukaneka BBQ
02.00-03.00 Motivasi Kepimpinan Bersama Ketua AMK, Shamsul Iskandar
03.00-03.30 Penyerahan Cenderamata/Ucapan penutup.

Pejabat Ketua AMK

Laporan Polis mengenai gangguan dan ugutan yang dilakukan oleh sekumpulan anggota disyaki anggota polis ketika menziarahi Ibu saudara Rosmah Mansor yang dibunuh dengan kejam di Gemencheh

Berita pembunuhan kejam di http://www.mmail.com.my/content/23978-suspect-took-bus-kl

Sdra Khairul Anuar Ahmad Zainuddin (Naib Ketua AMK Pusat), Ramlan Roes (Exco AMK Pusat) & AJK Cabang Tampin: Md Zam, Sasliza & Abd Talib menziarahi keluarga mangsa bunuh di Kg Batang Rokan

Saya telah mengiringi saudara Abdul Qayyum Abdul Rahman, seorang wartawan Suara Keadilan untuk membuat laporan polis di Ibupejabat Polis Daerah Shah Alam, Seksyen 11 berkenaan gangguan dan ugutan yang beliau terima daripada sekumpulan anggota yang disyaki anggota polis semasa membuat liputan lawatan Angkatan Muda Keadilan Malaysia ke rumah keluarga mangsa pembunuhan kejam di Kampung Batang Rokan, Gemencheh, Negeri Sembilan pada 10 Januari 2010, jam 3.30 petang. Anggota berkenaan telah memadam semua gambar yang diambil dan mengoyakkan nota berita yang dicatat.

Untuk rekod, keluarga mangsa pembunuhan kejam ini mempunyai hubungan yang rapat dengan Rosmah Mansor di mana salah seorang mangsa pembunuhan iaitu Allahyarhamah Sufiah Katas merupakan emak saudara Rosmah sendiri. Sufiah Katas ialah adik beradik kepada Mansor Katas iaitu bapa Rosmah. Apa yang dikesalkan ialah sehingga hari lawatan AMK, Rosmah Mansor langsung tidak menjengukkan muka menziarahi keluarga emak saudaranya sendiri.

Tindakan “harassment” yang dilakukan kepada wartawan ketika bertugas merupakan tindakan yang memalukan negara apabila kebebasan akhbar yang sepatutnya dijaga dan dijamin oleh Perlembagaan Persekutuan telah dicabul. Saya menyeru kesemua wartawan terutamanya wartawan media alternatif untuk bersama-sama membentuk solidariti bersama Saudara Qayyum dengan menyatakan protes terbuka kepada pihak polis khususnya Ketua Polis Negara.

Tentunya saya yakin dan percaya bahawa terdapat arahan yang jelas untuk menghalang rombongan ziarah AMK di mana kemudiannya pimpinan AMK diketuai oleh Saudara Khairul Anuar a.k.a Jonah dan Ramlan Roes, Exco AMK telah dihalang untuk masuk ke kawasan rumah. Sekadar bertukar-tukar ucapan takziah diluar pagar. Mungkin Rosmah Mansor sibuk untuk membebaskan salah seorang pelajar yang ditahan di Mesir sehingga terlupa menziarahi keluarga sendiri !

Shamsul Iskandar Mohd Akin

Berikut disertakan laporan polis:

Saya Abdul Qayum bin Abdul Rahman (IC: 850504075593) bekerja sebagai wartawan Suara Keadilan membuat laporan ini kerana bimbang dengan keselamatan diri dan keluarga selepas diugut orang yang disyaki sebagai anggota polis.

Pada 10 Januari jam 3.30 petang, saya tiba di sebuah rumah di Kampung Rokan, Gemenceh, saya disambut mesra tapi apabila diketahui saya adalah wartawan Suara Keadilan, seorang lelaki dikenali sebagai Muhammad dan beberapa yang lain memaksa saya menyerah kad pengenalan dan mengambil nombor pendaftaran kereta saya.

Beliau turut merampas nota penulisan saya serta rakaman dihapuskan kerana tidak berpuas hati dengan temu bual yang dijalankan bersama seorang wanita yang dikenali Saharah.

Polis menunggu di luar rumah manakala Muhammad mengambil segala pengenalan diri dan dokumen yang dibawa oleh saya tanpa kebenaran saya sendiri.

Polis dan Muhammad mengugut saya dalam berbentuk ancaman mahu mencari saya dan keluarga dengan cara apapun jika temu bual tersebut disiarkan.

Saya membuat laporan ini bertujuan supaya polis mengambil tindakan bagi mengelakkan kejadian diingini berlaku.

Agensi Antarabangsa Siasat Bukti Baru Kes Musa Aman

Di dalam ibupejabat ICAC, Hong Kong sebelum penyerahan dokumen dan bukti penyelewengan
Di dalam ibupejabat ICAC, Hong Kong sebelum penyerahan dokumen dan bukti penyelewengan

Dokumen setebal 120 muka
Dokumen setebal 120 muka

Laporan berita dan video oleh www.tvantara.com

Ketua Menteri Sabah, Tan Sri Musa Aman menghadapi satu pertuduhan serius selepas di dakwa terbabit dalam jenayah penyeludupan dan pengurupan wang haram berjumlah RM16 juta di Hong Kong.

Ketua Angkatan Muda Keadilan, Shamsul Iskandar Md Akin berlepas ke Hong Kong semalam bagi membantu siasatan Badan Pencegah Rasuah Hong Kong (ICAC) keatas orang kanan Musa Aman, Micheal Chia Tien Foh.

Chia ditahan di Lapangan Terbang Antarabangsa Hong Kong pada 14 Ogos tahun lalu, selepas cuba menyeludup wang sejumlah RM16 juta dalam matawang dolar Singapura. Sayap pemuda Parti Keadilan Rakyat memfailkan laporan ke ICAC selepas Suruhanjaya Pencegahan Rasuah Malaysia enggan mengambil tindakan keatas orang kanan Ketua Menteri Sabah ini.

“ Saya baru tiba dari Hong Kong dalam rangka menghantar satu laporan dalam kes penyelewengan, rasuah dan wang haram yang membabitkan seorang ahli perniagaan Michael Chia dan juga ada kaitan dengan Ketua Menteri Sabah, Datuk Seri Musa Aman” ujarnya.

Menurut Shamsul, pihaknya difahamkan wang yang diseludup orang kanan Musa Aman itu adalah hasil sindiket pembalakan haram yang bermaharajalela di Sabah.

Wang-wang haram ini dipercayai masih tersimpan kemas dalam akaun-akaun bank di Hong Kong.

ICAC memberikan komitmen bahawa pihaknya akan memburu dan menyiasat kes ini. ICAC juga telah memberi dua jaminan kepada Shamsul iaitu akan memberikan maklum balas dalam tempoh seminggu sama ada wujudnya kes dalam hal ini dan juga hak kerahsian kerana ia melibatkan isu kerajaan dengan kerajaan.

“ Saya mendakwa bahawa terdapat perlakuan rasuah di dalam negara Hong Kong. Saya juga membuat dakwaan duit-duit haram ini masih disimpan dalam akaun-akaun di Hong Kong dan meminta akaun-akaun itu dibekukan tetapi tidak ada komen sama ada setuju atau tidak dari pihak ICAC” tambahnya.

Tambah Shamsul, Chia merancang untuk menyeludup RM16 juta wang haram ini ke Kuala Lumpur bagi memperkasa kempen Umno-BN menewaskan Ketua Umum PKR, Anwar Ibrahim dalam Pilihanraya Kecil Permatang Pauh.

AMK telah memfailkan kes ini yang mendapat liputan meluas media antarabangsa ke SPRM, namun selepas setahun berlalu tiada sebarang tindakan diambil.

“ Kita kecewa dengan sikap SPRM yang sampai sekarang tidak mengambil sebarang tindakan. Akhirnya kita terpaksa walaupun dengan berat hati menggunakan semua saluran yang ada kerana kita merasakan wang ini adalah wang rakyat. Wang ini perlu dikembalikan kepada rakyat Malaysia khususnya rakyat Sabah” tambahnya lagi.

Temubual dengan media antarabangsa dan juga Hong Kong
Temubual dengan media antarabangsa dan juga Hong Kong

Sementara itu, bagi Ahli Parlimen Balik Pulau, Yusmadi Yusoff yang juga seorang peguam menyifatkan, penyeludupan dan pengurupan wang haram ini sebagai jenayah baru di Malaysia dan ia bersifat serius.

“ Bagi saya apa yang dikatakan sebagai pengubahan wang haram politik ini satu perkara yang perlu ditangani segera kerana ia melibatkan satu jumlah yang besar. Lebih menarik pula, ia merupakan satu kesalahan di bawah akta yang baru diluluskan oleh kerajaan Malaysia iaitu di bawah AMLA” katanya.

Pejabat Ketua AMK